Rabu, 02 Juli 2014

Manusia dan Pandangan Hidup 


Pandangan Hidup merupakan pendapat, hasil pikiran, hasil pertimbangan yang dijadikan sebagai arah, pegangan, pedoman dalam hidup manusia. Setiap orang pasti memiliki pandangan hidup, pandangan hidup setiap orang berbeda-beda. Karena pemikiran dan pendapat orang tidaklah sama. Hati setiap orang juga tidaklah sama. Pandangan hidup manusia bersifat kodrati. Pandangan hidup mencerminkan citra diri seseorang karena pandangan hidup juga mencerminkan cita-cita hidp orang itu.
Pandangan hidup berasal dari agama, diri sendiri dan kesepakatan orang banyak. Pandangan hidup yang berasal dari agama bersifat mutlak kebenarannya, pandangan hidup yang berasal dari diri sendiri merupakan hasil renungan yang bersifat relatif kebenarannya sedangkan pandangan hidup yang berasal dari kesepakatan orang banyak merupakan hasil pemikiran orang banyak terutama para tetua atau orang yang dituakan dalam suatu keluarga atau suatu kelompok yang disesuaikan dengan kebudayaan dan norma yang terdapat di kalangan tersebut.
Pandangan hidup bisa muncul melalui proses yang lama dan terus-menerus sehingga hasil pemikiran itu bisa diterima oleh akal sehat dan bisa dijadikan arah, pedoman dalam menjalani lika-liku kehidupan. Bagaimana kita memperlakukan pandangan hidup tergantung pada orang yang bersangkutan. Ada yang memperlakukan pandangan hidup sebagai sarana untuk mencapai tujuan dan adapula yang memperlakukannya sebagai kesejahteraan, ketentraman hati manusia.
Selain pandangan hidup, manusia juga tidak terlepas dari kebajikan dan usaha/perjuangan dalam hidupnya. Setiap manusia pasti akan berlomba-lomba dalam melakukan kebajikan. Kebajikan itu sendiri sama artinya dengan kebaikan. Setiap agama mengajarkan kebaikan dan perilaku terpuji. Manusia juga akan berlomba-lomba untuk melakukan usaha  agar apa yang diinginkannya bisa terwujud. Usaha–usaha yang dilakukan tentunya harus dilakukan dengan baik tidak merugikan orang lain dan sesuai dengan apa yang diajarkan oleh agama kita.
Manusia dan Keadilan


Sebagai manusia sering kita mengalami atau merasakan ketidakadilan yang terjadi dalam hidup kita. Terlebih bagi orang-orang yang kurang mampu yang merasa dirinya diperlakukan tidak adil oleh orang-orang kaya atau orang-orang yang memiliki kekuasaan dan jabatan tinggi. Arti dari keadilan itu sendiri adalah kondisi kebenaran ideal secara moral mengenai sesuatu hal, baik menyangkut benda atau orang. Menurut sebagian besar teori nya, keadilan memiliki tingkat kepentingan yang sangat besar di dalam diri manusia dan dalam suatu negara.
Keadilan juga bisa disebut sebagai pengakuan dan pelakuan yang seimbang antara hak-hak dan kewajiban. Atau dengan kata lain, keadilan adalah keadaan dimana setiap orang memperoleh apa yang menjadi hak nya dan setiap orang memperoleh bagian yang sama dari kekayaan bersama. Contohnya disini setiap warga negara Indonesia harus bahkan wajib memperoleh apa-apa yang menjadi haknya. Banyak para koruptor, pelaku pembunuhan, pemerkosaan dijerat hukuman yang sangat tidak setimpal. Padahal kenyataannya mereka ini sudah sangat merugikan banyak orang. Tetapi sedangkan orang yang hanya mencuri buah tetangga, ayam tetangga harus dihajar massa dan dipenjara belasan tahun. Disinilah rasa ketidakadilan muncul dihati masyarakat.
Hal tersebut sangatlah tidak sesuai dengan aturan hukum kita yaitu Pancasila dimana dalam sila ke 5 yang sudah jelas menyatakan “Keadilan Sosial Bagi Seluruh Rakyat Indonesia”. Sebagai warga negara yang baik kita bisa menegakkan keadilan diantaranya dengan melaporkan setiap tindak kejahatan yang kita ketahui, menuntut pelaku kejahatan dengan hukuman yang setimpal. Kejujuran juga bisa menimbulkan keadilan. Jika semua orang berperilaku jujur satu sama lain maka tidak akan terjadi kejahatan atau perilku tercela yang mengarah pada ketidakadilan. kejujuran sangatlah penting untuk diterakan dalamdiri manusia.
Seseorang yang tidak jujur atau berperilaku curang akan merugikan orang lain. Contohnya disini ada seorang anak yang berbuat curang saat mengerjakan ujian dengan cara mencontek temannya. Perbuatan ini akan merugikan teman yang diconteki oleh dia. Belum tentu temannya itu rela dicontek dan disini rasa ketidakadilan itu muncul. Karena dia sudah giat belajar untuk meraih nilai yang bagus saat ujian tetapi  temannya dengan enaknya mencontek dan tidak memikirkan perasaan orang lain.
Keadilan merupakan suatu kebenaran yang harus ditegakkan. Tetapi pada kenyataannya di negara kita keadilan hanyalah formalitas buktinya keadilan bisa di beli dengan uang, rakyat yang kecil selalu di tindas dengan rasa tidak keadilan. Siapa yang salah harus dihukum dan yang benar harus dibebaskan. Keadilan juga harus lebih di tegakkan jangan cuma karena di beri duit jadi keadilan yang sesungguhnya tidak seperti kenyataannya. Keadilan sangat diharapkan dan perlu penegasan dalam melakukannya. Dimanpun kita berada baik di jalan, sekolah, rumah, kantor keadilan harus tetap ditegakkan. Sesungguhnya agama manapun juga mengajarkan agar kita menegakkan kebenaran kepada siapapun.

Minggu, 22 Juni 2014

Manusia dan Penderitaan

Penderitaan merupakan sesuatu hal yang menyedihkan, mengecewakan dan tidak menyenangkan. Penderitaan ada 2, yaitu penderitaan lahir atau batin dan penderitaan lahir batin. Penderitan lahir berarti penderitaan yang dialami secara fisik, contohnya seorang TKI yang disiksa di negara dimana dia bekerja. Penderitaan batin berarti penderitaan yang dialami secara mental /psikologis, contohnya seorang anak yang dimarahi oleh Ibunya karena tidak patuh. Sedangkan penderitaan lahir dan batin berarti penderitaan yang dialami secara fisik dan mental.
Intensitas penderitaan yang dimiliki setiap orang berbeda-beda. Ada penderitaan yang bersifat ringan, sedang dan berat. Hal ini tergantung pada seseorang dalam menyikapi penderitaan tersebut. Contohnya saja suatu peristiwa yang dianggap sebagai penderitaan oleh seseorang belum tentu merupakan penderitaan bagi orang lain, bisa saja ornag lain menanggapi peristiwa tersebut sebagai hal yang biasa atau wajar.
Semua tindakan yang menyebabkan penderitaan baik secara fisik atau mental dilakukan dengan sengaja dengan tujuan hukuman atau sanksi, aksi balas dendam, pemaksaan dapat disebut dengan penyiksaan. Penyiksaan dapat digunakan untuk mengancam seseorang agar mau mengakui kesalahannya. Bahkan tidak sedikit penyiksaan sengaja dilakukan agar orang-orang yang disiksa mau mengakui hal yang bukan menjadi kesalahan mereka. Penyiksaan sering dilakukan atasan atau majikan kepada bawahannya. Contohnya saja TKI yang disiram air panas karena tidak menuruti apa kata majikannya.
Seseorang yang tidak mampu menghadapi persoalan dalam hidupnya akan mengalami gangguan kejiwaan sehinga orang tersebut akan bertingkah laku secara kurang wajar, ini biasa disebut dengan kekalutan mental. Kekalutan mental biasanya akan muncul secara bertahap dimulai dengan munculnya rasa takut, khawatir, kecewa, sakit hati lalu rasa sakit hati itu akan lebih mendalam sehingga orang tersebut akan mengalami gangguan mental, frustasi dan stress yang sudah tidak bisa diatasinya lagi. Solusi untuk mengatasinya adalah konsultasikan masalah yang sedang dialami dengan psikolog atau psikiater.
Penderitaan muncul karena perbuatan buruk manusia, penyakit yang datang dari Allah dan cobaan yang diberikan Allah. Efek penderitaan sangatlah beragam tergantung bagaimana orang tersebut menyikapi penderitaan yang dialaminya. Jika orang menyikapinya dengan negatif maka akan terjadi kekalutan mental itu tadi. Tetapi kalau kita menyikapinya dengan positif maka kita akan lebih bersyukur dengan apa yang telah Allah berikan kepada kita selama kita hidup di dunia dan juga dapat meningkatkan kesabaran, ketabahan dan iman kita.
Manusia dan Keindahan


Keindahan memiliki arti sesuatu hal yang cantik, elok, bagus, dan sedap dipandang mata manusia. Yang mempunyai sifat keindahan diantaranya pemandangan alam, hewan, tumbuhan bahkan wajah dan fisik seseorang. Manusia sangat mencintai hal-hal yang memiliki keindahan. Bukti manusia mencintai keindahan adalah manusia tidak pernah puas dengan apa yang dimilikinya, manusia selalu ingin terlihat cantik atau tampan, rapi, menarik dan juga selalu ingin terlihat mapan. Yang dilakukan manusia untuk memenuhi hal tersebut dengan cara bersolek diri, memakai pakaian yang bagus, bekerja lebih keras agar bisa membeli kendaraan dan rumah.
Setiap keindahan juga bisa disebut dengan suatu nilai estetika. Nilai estetika berarti nilai yang berhubungan langsung dengan segala sesuatu yang memiliki keindahan. Bagi manusia setiap barang yang dimilikinya memiliki nilai estetika tersendiri. Nilai estetika itu muncul dari kegemaran dan kecintaan manusia terhadap barang tersebut. Barang-barang yang memiliki nilai estetika bagi manusia diantaranya seperti handphone atau gadget. Nilai estetika itu sendiri akan hilang ketika barang tersebut sudah tidak lagi digemari pemiliknya maka pemiliknya akan menggantinya dengan barang yang baru begitulah seterusnya.
Manusia dan keindahan merupakan satu kesatuan yang saling berkaitan. Manusia mencintai keindahan dan keindahan juga bagian dari kehidupan manusia. Keindahan bisa diciptakan manusia dengan bernyanyi, melukis, bermain piano, menjaga kebersihan diri dan lingkungan sehingga akan tercipta keindahan yang akan dikagumi diri sendiri dan orang lain.
Akan tetapi keindahan juga tercipta dari renungan-renungan manusia. Renungan itu sendiri berarti memikirkan sesuatu hal dengan mendalam dan secara diam-diam. Sebagai makhluk yang memiliki akal pikiran manusia akan merenungkan masalah-masalah atau musibah yang dialaminya. Manusia memiliki berbagai cara dalam mengungkapkan apa yang direnungkannya. Contohnya dengan cara mencurahkan isi hatinya kepada orang terdekat.

Biasanya manusia akan lebih mudah bergaul dengan orang-orang memiliki selera keindahan yang sama. Kesamaan ini juga bisa disebut dengan keserasian. Jadi, keserasian bisa diartikan dengan kesamaan selera yang dimiliki oleh 2 orang atau lebih.contohnya disini orang-orang yang memiliki hobby menyanyi akan merasa cocok dengan satu sama lainnya sehingga mereka akan berkumpul untuk bernyanyi bersama.
Manusia dan Cinta Kasih

Cinta kasih merupakan ungkapan perasaan manusia yang didasarkan ketertarikan antar sesama manusia. Perasaan cinta kasih itu diantaranya rasa saling mengasihi, menyayangi, menghormati, menghargai antar sesama manusia. Cinta kasih manusia diantaranya adalah :
Cinta kasih menurut agama seperti cinta kasih orang tua kepada anaknya dan sebaliknya, cinta kasih sesama manusia, cinta kasih manusia kepada hewan, dan cinta kasih manusia kepada tumbuh-tumbuhan. Cinta kasih orang tua kepada anaknya dalam bentuk perhatian, pengawasan, perlindungan, kasih sayang yang diberikan ayah dan ibu kepada putra-putrinya. Cinta kasih guru kepada muridnya, cinta kasih sesama manusia. Cinta kasih juga dapat berupa cinta kasih manusia kepada hewan dan tumbuh-tumbuhan.
Cinta kasih dalam bentuk kemesraan merupakan perasaan cinta kasih yang telah mendalam yang biasanya dilakukan oleh pria dan wanita yang telah menikah. Agama dan negara sebenarnya hanya memperbolehkan pasangan suami-istri yang melakukan kemesraan tersebut.
Cinta kasih dalam bentuk pemujaan ialah cinta kasih manusia kepada Tuhannya. Selama manusia hidup cinta kasih manusia kepada Tuhannya sehausnya tidak akan pernah berkurang. Sebab selama kita hidup, hanya Tuhan yang maha pengasih, maha penyayang, maha kuasa atas segalanya. Tuhan memberikan kita anugerah yang tak dapat diukur oleh materiil. Cinta kasih manusia kepada Tuhannya dapat diaplikasikan dengan bersembahyang, berdoa, memohon ampun sesuai dengan ajaran agama yang dianutnya.
Cinta kasih dalam bentuk belas kasihan biasanya terwujud karena adanya rasa iba yang muncul dari lubuk hati manusia sehingga ingin mebantu meringankan beban orang lain yang mengalami kesulitan. Pada dasarnya agama apapun mengajarkan bahwa sesama manusia harus saling tolong menolong. Contoh belas kasihan diantaranya rasa iba ketika melihat pengemis tua di jalan, ketika saudara dan teman kita sedang sakit atau tertimpa musibah.
Cinta kasih erotis merupakan rasa cinta kasih yang didasari atas hawa nafsu, rasa ingin memiliki seseorang seutuhnya. Cinta kasih erotis biasanya terjadi antara sepasang kekasih yang belum resmi menjadi pasangan suami-istri, biasanya juga terjadi pada remaja yang sedang mengalami masa pubertas. Pada masa ini para remaja memiliki rasa ingin tahu yang besar begitupun rasa ingin tahu kepada lawan jenisnya. Sehingga cinta kasih erotis ini membutuhkan kontrol dan pengawasan yang harus betul-betul dilakukan oleh diri sendiri maupun oleh orang-orang yang berada disekitarnya.
Konsep Ilmu Budaya Dasar dalam Kesusastraan

Ilmu Budaya Dasar mengajarkan konsep-konsep kehidupan dan budaya manusia. Sedangkan kesusastraan merupakan cabang seni yang menggunakan bahasa sebagai medium atau secara sederhana dapat diartikan sebagai semua yang berkaitan dengan tulisan yang indah. Atau bisa diartikan kesusastraan disini berfungsi sebagai penguraian konflik untuk mencapai hasil yang indah dan yang diinginkan, kesusastraan memberi pencerahan atau jalan keluar atas konflik-konflik yang berhubungan dengn konsep-konsep kehidupan dan budaya manusia.
Bahasa atau sastra merupakan bagian dari kebudayaan atau bisa diartikan sebagai bentuk usaha manusia untuk mengungkapkan perasaam dan pikirannya melalui bahasa manusia. Hubungan antara sastra dan kebudayaan saling terkait satu sama lain dimana bahasa berada diruang lingkup kebudayaan. Sastra dan kebudayaan merupakan dua sistem yang melekat pada diri manusia. Jika kebudayaan mengatur interaksi manusia di masyarakat maka sastra berfungsi sebagai sarana atau media agar interaksi manusia dapat berlangsung sebagaimana mestinya. Sastra dan kebudayaan sangat erat hubungannya dengan Ilmu Budaya Dasar karena Ilmu Budaya Dasar mempelajari sastra dan kebudayaan.
Sastra dan seni juga memiliki objek yang sama yaitu manusia keduanya mempelajari hubungan antar manusia. Setiap manusia pasti hidup dengan seni bisa dibayangkan jika manusia hidup tanpa seni manusia tidak akan bisa mengekspresikan perasaan dan pikiran mereka dan ini tentunya akan membuat manusia tidak bisa berinteraksi dengan lingkungan sekitarnya dan bahkan manusia bisa mengalamai gangguan psikologis.

Selasa, 22 April 2014

Manusia dan Kebudayaan


Manusia merupakan mahkluk social ciptaan Tuhan yang memiiki hubungan dengan sesame manusia, alam dan dengan Tuhannya. Kebudayaan bisa diartikan sebagai kebiasaan-kebiasaan/perilaku yang sudah membudidaya/melekat pada diri manusia. Manusia dan kebudayaan memiliki hubungan yang erat satu sama lain. Manusia akan menciptakan sesuatu hal yang kemudia akan menjadi suatu kebiasaan di dalam lingkungan masyarakat. Dan kebiasaan itu bisa disebut juga dengan suatu kebudayaan.
Kebudayaan diciptakan dari dan untuk manusia itu sendiri. Disini saya ambil contoh budaya antri. Budaya antri sudah dilakukan orang-orang sejak zaman dahulu. Bagi kita yang melakukannya, budaya antri memberikan manfaat diantaranya melatih kesabaran, melatih kedisplinan, membuat perdamaian. Seandainya saja kita membeli tiket kereta api tidak dengan mengantri bisa dibayangkan apa yang akan terjadi, orang-orang akan berebutan dan tentunya akan menimbulkan percekcokan satu sama lain.
Contoh lain dari manusia dan kebudayaan ialah manusia dengan segala aturan adat istiadat daerahnya. Terkadang sebagai manusia ada perasaan tidak ingin mengikuti aturan yang sudah ditetapkan oleh adat istiadatnya, namun apa daya kita harus mengikutinya agar kita tidak dikucilkan oleh lingkungan sekitar. Misalnya saja aturan masyarakat bahwa anak perempuan tidak boleh pulang larut malam karena sangat tidak etis. Sebagai manusia yang patuh pada aturan kita harus mengikutinya padahal perempuan dan laki-laki yang membedakan hanyalah gender (jenis kelamin) nya selebihnya sama saja.
Setiap manusia harus mempertahankan kebudayaan yang dimiliki wilayah atau negaranya. Keberadaan kebudayaan Indonesia sudah mulai tersingkirkan oleh kebudayaan asing. Kebudayaan Indonesia sudah ada sejak zaman nenek moyang kita. Namun seiring perkembangan zaman yang semakin modern kebudayaan bangsa kita mulai menghilang di masyarakat. Hal ini membuat kebudayaan kita sering diakui oleh negara lain. Banyak sekali kebudayaan kita yang diakui negara lain, mulai dari Angklung, Reog Ponorogo, Kain Ulos, Batik hingga makanan seperti rendang dan tempe. Hal ini menimbulkan perselisihan antara kedua belah pihak.