Tampilkan postingan dengan label Resume Diskusi Kelompok Teori Organisasi Umum 1. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Resume Diskusi Kelompok Teori Organisasi Umum 1. Tampilkan semua postingan

Senin, 10 November 2014

Kelompok 6

Arti Penting Kepemimpinan dalam Organisasi

Kepemimpinan merupakan kegiatan mempengaruhi orang lain guna mencapai suatu tujuan tertentu. Unsur-unsur Kepemimpinan :
Ø  Adanya seseorang yang memimpin (pemimpin/leader)
Ø  Adanya orang yang akan dipimpin
Ø  Adanya kegiatan yang akan menggerakkan orang lain
Ø  Adanya tujuan yang hendak dicapai
Teori Kepempinan yaitu :
1.      Teori Kelebihan (Kelebihan Ratio, Badaniah dan Rohaniah)
2.      Teori Sifat (memiliki sifat-sifat positif)
3.      Teori Keturunan
4.      Teori Kharismatis
5.      Teori Bakat
6.      Teori Sosial
Tipe-tipe Kepemimpinan :
Ø  Tipe Otokratis (otoriter)
Ø  Tipe Laisser Faire (menganggap setiap anggota organisasi mampu membuat keputusan dan mampu mengurus dirinya sendiri)
Ø  Tipe Paternalistic (pemimpin dicirikan dengan sifat kebapakan)
Ø  Tipe Militeristis (hampir sama seperti otoriter)
Ø  Tipe Demokratis (pemimpin beranggapan dirinya merupakan bagian integral yang sama sebagai elemen perusahaan)
Ø  Tipe Open Leadership (kebalikan dari tipe otoriter)
Syarat Pemimpin yang baik, yaitu :
Ø  Pemimpin harus memiliki kekuatan lahiriah dan rohaniah
Ø  Pemimpin harus memiliki kecakapan komunikasi
Ø  Pemimpin memiliki kemampuan teknis kepemimpinan
Ø  Pemimpin harus memiliki kepercayaan pada kemampuan orang lain
Ø  Pemimpin harus dapat mendengarkan dan memahami orang lain
Ø  Pemimpin harus menjadi arah (navigator) bagi pengikutnya

Kelompok 5

Perubahan dan Perkembangan dalam Organisasi

Faktor yang menyebabkan Perubahan dalam Organisasi yaitu :
Ø  Faktor Internal, faktor yang disebabkan dari dalam organisasi itu sendiri.
Contohnya kerja sama yang kurang antar anggota dan masalah keuangan organisasi.
Ø  Faktor Eksternal, faktor yang disebabkan dari luar organisasi.
Contohnya perubahan dan perkembangan IPTEK yang pesat.
Pengembangan Organisasi yang efektif memiliki ciri-ciri :
Ø  Memilliki strategi dan sasaran yang jelas, tepat, akurat
Ø  Menekankan cara-cara baru untuk meningkatkan kinerja anggota
Ø  Menggunakan pendekatan ilmiah guna meningkatkan efektivitas organisasi
Ø  Menggunakan pendekatan komitmen
Tujuan Pengembangan Organisasi adalah sebagai berikut :
Ø  Menciptakan keharmonisan hubungan kerja dan keterbukaan komunikasi
Ø  Menciptakan kemampuan memecahkan masalah
Ø  Meningkatkan kualitas SDM
Ø  Mensejahterakan lingkungan masyarakat sekitar
Langkah-langkah Perubahan Organisasi diantaranya :
1.      Increase Urgency, menumbuhkan rasa sense of urgency (rasa mendesak)
2.      Build The Guilding Team, membantu pembentukan kelompok yang memiliki kapabilitas memadai
3.      Get The Right Vision, memiliki arah perubahan dan visi yang jelas
4.      Communication for Buying In, komunikasi yang lancar, baik, jelas
5.      Empower Action, melakukan dukungan dan dorongan kepada team
6.      Create Short Term Win, meraih dan merayakan kemenangan-kemenangan kecil
7.      Don’t Let Up, jangan pernah berhenti untuk melakukan perubahan
8.      Make Change Stick, tanamkan perubahan dalam budaya perusahaan

Rabu, 05 November 2014

Kelompok 3

Proses yang Mempengaruhi Pengambilan Keputusan dalam Organisasi

Pengambilan Keputusan merupakan pendekatan yang dilakukan seseorang atau organisasi dalam menghadapi masalah dan mengambil tindakan menyelesaikan masalah tersebut. Pengambilan keputusan terbagi menjadi dua :
1.      Keputusan terprogram, diambil setelah direncanakan secara matang (keputusan terencana).
2.      Keputusan tidak terprogram, diambil ketika seseorang atau organisasi dalam keadaan mendesak atau darurat.
Hubungan antara persepi dengan pengambilan keputusan, dalam mengambil keputusan pastilah memerlukan suatu pandangan atau pemikiran guna menghasilkan keputusan yang tepat. Persepsi yang dimiliki setiap orang pasti berbeda-beda karena apa yang dipikirkan dan dirasakan setiap orang tidaklah sama. Faktor yang mempengaruhi persepsi :
1.      Faktor Eksternal, berasal dari luar diri seseorang contohnya inovasi teknologi gadget.
2.      Faktor Internal, berasal dari dalam diri orang itu sendiri, seperti pengetahuan yang dimiliki cendekiawan dan pengamen.
Persepsi tergantung pada pendidikan dan pengalaman seseorang. Makin tinggi pendidikan dan pengalaman seseorang maka makin baik juga persepsinya. Persepsi juga dipengaruhi oleh situasi dan kondisi lingkungan sekitar.
Tiga kriteria keputusan yang etis :
1.      Kriteria Utilitarian, diambil berdasarkan konsekuensi yang harus dihadapi contohnya laba yang tinggi
2.      Kriteria yang menekankan pada hak, seseorang secara bebas berhak mengambil keputusan
3.      Kriteria yang menekankan keadilan, mengharuskan seseorang bersikap adil

Sabtu, 18 Oktober 2014

Kelompok 2

Konflik dalam Organisasi

Konflik dalam Organisasi adalah ketidak sesuaian antara dua atau lebih anggota organisasi yang timbul karena adanya kesalahan komunikasi, kesalah pahaman, tujuan, nilai-nilai dan persepsi yang berbeda diantara anggota tersebut.
Jenis-jenis Konflik Organisasi
1.      Dari segi pihak yang terlibat ada tiga macam, yaitu konflik individu dengan individu, individu dengan kelompok dan kelompok dengan kelompok.
2.      Dari segi keuntungan dan kerugian yang ditimbulkan diantaranya :
a.       Dari segi keuntungannya.
Konflik meningkatkan pertumbuhan organisasi, kreatifitas dan perkembangan keahlian setiap anggotanya.
b.      Dari segi kerugiannya.
Konflik meningkatkan stress diantara orang-orang yang terlibat, membuat anggota tidak fokus bekerja, interaksi anggota menjadi buruk.
Konflik Organisasi memiliki sumber, diantaranya adalah :
1.      Berbagai sumber daya yang langka
2.      Perbedaan dalam tujuan
3.      Anggota saling ketergantungan dalam menjalankan pekerjaan
4.      Perbedaan nilai atau persepsi antar setiap anggota
Konflik bisa diselesaikan dengan strategi berikut ini :
1.      Cari tahu akar masalah
2.      Menghindar
3.      Mengakomodasi
4.      Kompromi atau negosiasi
5.      Bersikap adil
6.      Komunikasi
7.      Terbuka

Kelompok 1

Arti Penting Organisasi dalam Masyarakat

Organisasi adalah wadah tempat berkumpulnya individu-individu yang memiliki pandangan dan tujuan yang sama.
Ciri-ciri Organisasi yang baik diantaranya :
1.      Identitas dan kuantitas anggota yang jelas, seperti memiliki Kartu Tanda Anggota (KTA).
2.      Keberadaan dan posisi organisasi dalam masyarakat juga jelas. Organisasi mempunyai nama, lambang, tujuan dan anggaran yang jelas.
3.      Kepengurusan dan manajemen pembagian tugasnya jelas.
4.      Mengacu pada manajemen yang sehat yaitu Planning, Action dan Evalution harus selalu dimusyawarahkan.
5.      Organisasi harus mendapat tempat di hati masyarakat.
Organisasi memiliki peranan menyalurkan suara, aspirasi masyarakat, dan sebagai wahana aktualisasi diri manusia, serta mengajak masyarakat lebih aktif dalam lingkungannya.
Prinsip-prinsip Organisasi :
1.      Organisasi harus memiliki tujuan yang jelas
2.      Harus ada kepemimpinan (leader) yang tepat
3.      Harus memiliki pembagian tugas dan pekerjaan untuk setiap anggotanya
4.      Setiap anggota organisasi harus memiliki tanggung jawab
Mengapa masyarakat mengikuti organisasi? Ada dua alasan mengapa orang lebih memilih untuk berorganisasi, diantaranya :
1.      Alasan sosial
Manusia merupakan makhluk sosial. Maka manusia merupakan makhluk yang hidup berkelompok. Dalam organisasi manusia dapat bergaul dan bersosialisasi.
2.      Alasan Materi
Dengan berorganisasi manusia dapat menambah kemampuan, pengetahuan dan pengalaman hidupnya.
Contoh organisasi seperti Rukun Tetangga (RT), Rukun Warga (RW), Badan Permusyawaratan Daerah (BPD), Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM), Palang Merah Remaja (PMR) dan lain sebagainya.